Cara Menghitung Luas Rangka Atap Baja Ringan

Cara Menghitung Luas Rangka Atap Baja Ringan– Fair rasanya jika sebagai Customer/pengguna produk rangka atap baja ringan Anda juga mengetahui bagaimana sebenarnya Aplikator melakukan perhitungan luas yang menjadi dasar perhitungan nilai proyek yang harus konsumen bayarkan.

Cara Menghitung Luas Rangka Atap Baja Ringan

Menghitung luas rangka atap baja ringan sebenarnya cukup sederhana, memanfaatkan prinsip matematika dasar trigonometri (bidang segitiga). Luas yang dihitung adalah menggunakan luas permukaan miring. Luas rangka atap baja ringan telah meliputi oversteck (kelebihan lebar atap kanan-kiri depan-belakang sisi bangunan) dan kemiringan atap. dengan cara penghitungannya sbb:

Contoh Perhitungan Dengan Data Berikut:

  • Panjang : 10 m’
  • Lebar     : 10 m’
  • oversteck : 0.60 m’
  • kemiringan atap: 30 derajat (cosinus 30 = 0.8660)
  • bentuk atap limas (jatuh air ke empat sisi) dengan oversteck keliling ( depan, belakang, kanan,kiri )

Menentukan Luas Datar Rangka Atap Baja Ringan:

Luas Datar = (Panjang + oversteck) x (lebar + oversteck)

= (10+0.6+0.6) x (10+0.6+0.6)

= 11.2 x 11.2

= 125.44 m2

Menentukan Luas Miring Rangka Atap Baja Ringan:

Luas Miring = Luas datar / cosinus kemiringan atap

= 125.44 / 0.8660

= 144.85 m2

Maka Luas Rangka atap Baja Ringannya adalah = 144.85 m2

Hasil luas bidang miring inilah yang kemudian dikalikan dengan harga per meter persegi (Rp/m2) untuk mendapatkan nilai proyek pekerjaan konstruksi rangka atap baja ringan tersebut.

One Trackback

Post a Comment

You might also likeclose