TAHAP PEKERJAAN ATAP BAJA RINGAN, DAN PENTINGNYA SUPPORT SYSTEM

PEKERJAAN RANGKA ATAP BAJA RINGAN merupakan pekerjaan kolektif yang melibatkan banyak pihak dengan tahapan-tahapan yang memungkinkan semua pihak terlibat di dalamnya. Pertanyaannya kemudian, apakah pekerjaan rangka atap baja ringan membutuhkan sistem pendukung? Mengingat pekerjaan rangka atap yang kolektif maka sistem pendukung sangat diperlukan.

Tahapan umum dalam pekerjaan konstruksi Atap baja ringan yang biasa dilakukan oleh aplikator adalah sebagai berikut:

  1. Penawaran
  2. Pradesain
  3. Pengukuran Lapangan
  4. Final Desain
  5. Eksekusi Lapangan/Pekerjaan Konstruksi

Adakalanya dalam alur pekerjaan itu ditemui suatu masalah, apakah itu masalah teknis atau non teknis. Untuk meminimalisirnya, idealnya semua pihak terkait harus terjun ke lapangan, minimal sekali meninjau. Kecuali untuk supervisor, yang harus selalu memanaje setiap detil pekerjaan lapangan.

Katakanlah desain enginer yang harus terjun langsung melakukan pengukuran lapangan untuk tahap finalisasi desain. Pengukuran ke lapangan yang dilakukan oleh desain enginer ini akan memudahkan desain atap baja ringan nantinya, terkait peletakan footplate, hip rafter, jack rafter bahkan memerikan masukan bila ada hal yang dimungkinkan akan terjadi masalah pada pemasangan nantinya.

Pengukuran yang tidak dilakukan oleh person penentu desain final tidak jarang menimbulkan selisih hasil ukur, tentang akurasi, tentang peletakan dsb. Pengukuran oleh person penentu desain final/desain enginer akan sekaligus menentukan volume atap baja ringan yang nanti dikerjakan. Ukuran volume atap ini menjadi penting karena terkait dengan nilai kontrak yang harus dibayarkan kepada aplikator baja ringan, dan hal ini cukup sensitif.

Ukuran luas atap baja ringan termasuk didalamnya adalah panjang overstek/overhang, sudut kemiringan, jenis atap (perisai, pelana, kombinasi keduanya atau variasi lainnya sesuai dengan desain). Rumus umum yang digunakan untuk menghitung volume atap baja ringan telah kami ulas dalam posting berjudul “Cara Menghitung Luas Rangka Atap Baja Ringan”. Silahkan Anda baca lagi.

Setelah ukuran volume rangka atap didapatkan, sebagai Costumer rangka baja ringan, Anda bisa membandingkannya dengan volume hasil perhitungan kontraktor yang Anda gunakan jasanya, sebagai koreksi. Inilah salah satu hubungan support system yang kami maksud dalam pekerjaan konstruksi atap baja ringan.

Supporting system ini menjadi penting dalam pekerjaan rangka atap baja ringan, karena kelancaran dalam pekerjaan akan menentukan kualitas dari pekerjaan itu sendiri. Jadi pastikan bahwa setiap pekerjaan yang melibatkan ukuran volume diukur dengan cermat oleh ahlinya. Demikian, semoga bermanfaat, Salam AtapbajaringanOnline.com

Leave a Reply

You might also likeclose